Showing posts with label Abdominal. Show all posts
Showing posts with label Abdominal. Show all posts

Friday, October 31, 2014

LATIHAN CORE STABILIZATION

Latihan core stabilization sangat berguna untuk pasien dengan kondisi nyeri punggung bawah kronik dan pasien dengan kelemahan otot perut setelah melahirkan. Latihan core stabilization sangat mudah anda lakukan kapan saja dan dimana saja, dengan mengontraksikan otot punggung dan otot perut bersama-sama maka anda sudah melakukan latihan penguatan otot core (core strengthening).
Latihan ini bertujuan untuk mengurangi nyeri pada punggung bawah dan memperbaiki posture tubuh anda.

Dibawah ini latihan sederhana yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan kekuatan otot core anda :
  1. Posisikan diri anda dilantai dengan tangan dan lutut anda menempel dilantai sebagai tumpuan dan posisikan punggung anda pada posisi netral
  2. Tanpa bergerak kontraksikan otot punggung dan otot perut secara bersama-sama dan jagalah posisi punggung anda agar tetap lurus di garis tengah punggung.
  3. Tahan gerakan ini.
  4. Perlahan-lahan angkatlah kaki kanan anda dan luruskan dan jagalah agar posisi punggung tetab stabil/lurus
  5. Tahan gerakan pada posisi ini selama 5-10 detik
  6. Kembalikan pada posisi awal  dan ulangi gerakan yang sama selama 3 kali pengulangan dengan setiap gerakan diselingi istirahat selama 3-5 detik.
  7. Lakukan gerakan tersebut pada kaki kiri.
  8. Selamat mencoba

Tuesday, June 3, 2014

LATIHAN AGAR SIX-PACK

Perut Yang Kotak-kotak 

Apakah tujuan utama yang anda harapkan dari sebuah olahraga? apakah anda ingin membuat tubuh anda besar dan kuat seperti body builder ataukah anda hanya ingin sebatas kencang dan lentur seperti penari balet atau anda ingin mempunyai bentuk tubuh yang proporsional seperti atlet dan sesuai standar optimal diri anda. Tentukan prioritas terlebih dahulu sebelum anda melakukan aktivitas olah raga agar hasilnya teruji dan terukur, terutama jika anda ingin mempunyai perut yang kotak-kotak atau six-pack, karena membuat perut six-pack bukan berarti anda latihan sit-up beratus-ratus kali tanpa memperhatikan pola makan anda. Jika anda melaukan latihan tersebut tanpa diuji dan diukur maka bisa diibaratkan seperti membuang waktu dan tenaga dan hasil akhir perut yang six-pack dan digemari remaja putri akan sia-sia saja.

Bagaimanakah Latihan Agar Six-pack
Kalau anda tahu, sebenarnya latihan sit-up tidak cukup untuk membuat perut anda rata. Latihan perut akan berdampak pada peningkatan kekuatan otot perut saja, khususnya jika anda memfokuskan latihan pada salah satu otot perut itu saja, baik otot perut atas/rectus abdominalis atau otot perut bawah/core strength, tanpa memperhatikan berapakah lemak yang terdapat pada tubuh kita. Misalkan saja seorang yang diketahui berlebihan berat badannya/overweight  dan ingin memiliki perut yang six-pack sangat mustahil dia akan mendapatkan six-pack itu tanpa adanya upaya pengurangan berat badannya/body fat, hal itu sama saja seperti berludah di lautan ( hasilnya tidak akan pernah terlihat). Tubuh kita tidak dapat dipaksakan menjadi bagus tanpa lemak pada bagian tertentu saja tanpa ada usaha pengurangan lemak pada keseluruhan tubuh. Jadi intinya untuk mendapatkan six-pack pada perut harus dilakukan dengan cara melatih otot perut kita dengan disertai pengurangan lemak dalam tubuh juga. Untuk mendapatkannya ada tehnik khusus yang harus kita jalani secara konsisten yaitu dengan cara :
1. Melakukan Diet Sehat
Cara untuk menurunkan lemak pada tubuh adalah dengan diet. Diet dalam hal ini bukan berarti diet ketat dengan mengharamkan makan sesuatu dan membatasinya sampai kita tersiksa. Menurut aboutcom's weightloss dengan memakan makanan yang ringan beberapakali akan meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lebih kalori. Makanlah makanan yang mengandung sedikit kalori dengan mengawasi ukuran porsi makanan dan meyakinkan bahwa sesuatu yang masuk dalam mulut kita lebih sedikit daripada yang kita bakar. Makanan yang rendah kalori adalah makanan yang memiliki serat tinggi, pastikan bahwa makanan yang akan kita makan harus seimbang yaitu karbohidrat (50-60%), protein (20-30%), dan lemak (20-30%).
Minum Air Yang Banyak. Kadang-kadang lapar disebabkan karena konsumsi air yang kurang.
2. Olahraga yang Teratur
Setelah melakukan pengukuran terhadap lemak tubuh dan mendapatkan penurunan body fat maka segeralah olahraga yang rutin. Jika anda melakukan diet tanpa olahraga maka tubuh anda akan mengalami fase plateu dimana terjadi peningkatan metabolisme tubuh yang tidak terkontrol dan berdampak buruk pada tubuh kita. Fase ini akan hilang dengan adanya latihan yang teratur karena adanya pembentukan massa otot. Latihan yang harus dilakukan adalah, latihan cardio dalam seminggu minimal 3-5 kali dengan waktu 30-45 menit sesuaikan dengan target heart rate yang dicapai dalam guidline yang tertera pada alat treadmill atau sepeda anda.
3. Latihan Pada perut
Latihan perut sederhana adalah sit-up, anda dapat memodifikasi sit-up dengan menggunakan bola atau alat berat (sesuaikan dengan kemampuan anda dan jangan dipaksakan). Latihan dapat dimulai dengan yang ringan dan terus ditingkatkan sesuai intensitas, durasi dan repetisi, masing-masing orang mempunyai karakteristik berbeda-beda. Fisioterapis atau personal trainer dapat mendesign program latihan ini dengan benar dan tepat sesuai kebutuhan anda. Beberapa contoh latihan perut adalah Metode Plank (plank,sideplank, modified plank dsb), alternating sit-up, medicine ball, raised leg crunch dan masih banyak metode-metode yang diajarkan fisioetrapis atau personal trainer anda.
4. Penguluran
Penguluran ini penting untuk menghindari cedera dalam latihan dan berguna juga untuk meningkatkan elastisitas otot pada tubuh kita. Jangan lupa melakukan pemanasan/warm ups sebelum olahraga dan pendinginan/cool-downs setelah olahraga



Wednesday, May 7, 2008

CIDERA OTOT PERUT

Cidera Pada Otot Perut
From Jonathan Cluett, M.D.,
Modifikasi : jowir


Bila Otot Tertarik Pada Dinding Perut
Apakah cidera otot perut itu?

Cidera otot perut adalah kondisi yang tidak nyaman pada bagian perut dan dapat mengenai satu/lebih dari otot perut. Cidera otot ini umumnya terjadi karena otot perut terulur terlalu jauh atau melebihi normalnya. Kebanyakan cidera otot ini terjadi pada serabut otot perut dan mengakibatkan area perut terasa sangat nyeri. Umumnya, cidera yang terjadi hanya berupa sayatan kecil pada serabut otot, tetapi bila hal ini dibiarkan begitu saja maka hasilnya dari beberapa cidera menyebabkan otot rupture/robek.

Otot pada dinding perut terdiri dari beberapa otot , diantaranya adalah :
o Rectus Abdominis: Otot ini berada di depan dan sering disebut sebagai “six pack” jika terus dilatih.
o Internal and External Oblique: otot ini berada di samping tubuh dan berfungsi untuk gerakaan side rotasion.



Apakah gejala dari cidera otot perut?
Cidera otot perut sering menyebabkan nyeri yang tiba-tiba pada area otot yang mengalami cidera. Dan nyeri akan terprovokasi ketika melakukan gerakan fleksi/menekuk punggung kedepan. Gejala umum yang paling sering adalah ketegangan otot. Kadang-kadang juga terjadi pembengkakan sebagai akibat dari cidera otot yang parah.


Pembagian cidera otot perut berdasarkan derajatnya :
Cidera otot perut dibagi menjadi beberapa grade/derajat berdasarkan keparahan cidera yaitu :
• Grade I (Mild): sedikit tidak nyaman, tidak ada keterbatasan. Biasanya tidak mengganggu aktivitas.
• Grade II (Moderate): Moderate tidak nyaman, aktivitas seperti fleksi atau side rotasi perut agak terganggu.
• Grade III (Severe): aktivitas normal yang melibatkan perut timbul nyeri. Sering pasien mengeluh timbul ketegangan dan bengkak pada perut.


Perawatan apakah yang paling tepat untuk cidera otot perut?Perawatan untuk cidera otot perut tergantung dari derajad keparahannya, tetapi untuk kasus yang umum pada cidera otot perut adalah melakukan pembidaian atau pemasangan splint dan kemudian mengistirahatkan perut secara total dari gerakan-gerakan yang dapat memprovokasi nyeri. Setelah itu hal terpenting yang lain adalah membiarkan otot perut agar selalu rileks sampai proses peradangan berakhir. Kemudian datang  ke departemen fisioterapi untuk mendapatkan pengetahuan tentang cidera yang terjadi dan menghindari latihan tertentu yang dapt menimbulkan cidera untuk mebantu proses pemulihan otot. Meminimalisasi kegiatan yang dapat menimbulkan nyeri atau ketegangan otot.
Penguluran secara gentle sangat membantu, tetapi tidak boleh menimbulkan nyeri. Penguluran maksimal bisa berbahaya dan menghambat proses pemulihan otot. Aplikasikan dengan es batu pada daerah yang mengalami cidera pada fase akut (48 jam pertama setelah terjadi cidera) dapat mengurangi pembengkakan. Sebelum beraktivitas pemanasan ringan bisa membantu otot relaks. (konfirmasikan terlebih dahulu pada fisioterapis anda )

Kapan saya butuh dokter/fisioterapi untuk cidera ini?Jika anda mengalami cidera otot ini evaluasilah dengan gejala yang timbul dan dampak dari gejala tersebut terhadap aktivitas anda seperti jalan ,duduk, atau pada saat tidur, kemudian barulah anda evaluasi lagi kedokter/fisioterapi anda.
Jika anda yakin bahwa anda mengalami cidera pada otot perut anda atau gejala yang timbul tidak cepat hilang dan anda telah mengevaluasinya. Dokter atau fisioterapi dapat membantu anda dalam hal perawatan agar otot anda segera pulih. Beberapa orang melakukannya dengan menggunakan modalitas seperti ultrasound, massage terapi dan latihan khusus untuk membantu pemulihan. Anda harus mendengarkan kata dokter anda jika semuanya ini sesuai dengan kondisi yang anda rasakan.

Tuesday, December 11, 2007

PENGUATAN OTOT PERUT DAN PENGARUHNYA PADA NYERI PUNGGUNG

Penguatan Core ( Inti ) Dan Postur Yang Baik
Dari : Jowir
Fisioterapis Anda

Gambaran :Jika anda mengikuti olagraga dan fitness, anda pasti pernah mendengar kata “core strength”. Core strength ditujukan pada otot perut bawah dan otot tulang punggung anda dan otot tersebut penting dalam membantu menjaga kestabilan postur tubuh dan untuk keseimbangan. Mengingat begitu pentingnya otot tersebut dalam aktivitas kita maka harus ada upaya untuk menjaga kestabilan dan kekuatannya. Kemudian bagaimanakah cara menguatkan otot core? sejauh mana penguatan otot tersebut dapat mengurangi nyeri punggung ? Dan bagaimana cara menguatkan otot perut bawah.



Otot utama yang termasuk kategori core

Sebelum melakukan latihan terhadap otot core alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu anatomy dan letak dari otot tersebut. Serta otot manakah yang dikategorikan sebagai otot core. Dibawah ini akan saya sedikit terangkan tentang otot yang termasuk kategori core, letak dan fungsinya, diantaranya adalah :
1. Transversus abdominalis, adalah otot perut yang terdalam, letaknya dibawah obliqus (otot pinggang anda) fungsinya seperti sabuk tubuh, melingkari tulang punggung dengan tujuan melindungi dan menjaga kestabilan punggung tersebut dan merupakan otot yang terpenting.
2. Obliqus externus, otot ini berada disamping dan depan otot perut, disekitar pinggang anda.
3. Obliqus internus, otot ini terletak dibawah obliqus externus, bekerja berlawanan dengan obliqus externus.
4. Rectus abdominalis, otot rectus abdominalis adalah otot yang panjang terbentang disepanjang perut depan berfungsi untuk melakukan gerakan menekuk punggung kedepan/fleksi punggung.
5. Erector spinalis, merupakan kumpulan dari tiga otot panjang dari leher anda sampai punggung bawah
dan berfungsi untuk menjaga kestabilan punggung/menegakkan punggung anda.

Pastikan bahwa target yang dilatih dalam latihan penguatan adalah otot diatas. Akan tetapi otot-otot perut tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya (otot tersebut bekerja bersama-sama dalam setiap latihan). Untuk itu jangan pernah menguatkan satu otot perut dan melupakan otot perut lainnya berarti dalam melakukan latihan harus seimbang. Disini anda juga sangat membutuhkan jasa seorang fisioterapis dalam memberikan petunjuk pada aktivitasyang akan anda lakukan.


Penguatan core dan nyeri punggungKetika otot core lemah atau tidak seimbang (anda menguatkan otot rectus abdominalis tetapi melupakan penguatan otot tranversus abdominalis) maka anda akan mengalami nyeri punggung, kenapa...? karena otot tersebut bekerja secara bersama-sama, bila otot yang satu kuat sedang otot yang lain lemah maka sebagai kompensasinya otot yang lemah dipaksa untuk mengimbangi kerja dari otot yang kuat tersebut untuk itu latihan yang seimbang adalah jalan keluarnya. Banyak dari kita mengalami nyeri punggung bawah yang disebabkan oleh:
1. Spasme dan ketegangan otot
2. Sciatica (nyeri sepanjang punggung bawah sampai kaki)
3. Herniasi discus (bantalan sendi )
4. Cedera pada punggung
5. Fibromyalgia (Nyeri otot karena fibrotik)
6. Osteoartritis (radang pada sendi)
7. Dan sebagainya

Nyeri punggung umumnya disebabkan oleh banyaknya otot yang mengalami kontraksi dan rileksasi bersamaan pada saat anda berdiri dan bergerak. Tendons yang melekatkan otot ketulang dan ligament yang menahan tulang punggung agar pada posisi yang benar dan otot yang melindungi tulang punggung dan menahan tubuh anda dari beberapa posisi. Mereka bekerja bersama-sama dalam suatu aktivitas. Jika semua yang disebutkan diatas sehat dan kuat, maka anda akan merasa enak dan nyaman juga. Tetapi jika semuanya lemah, maka postur anda akan buruk dan satu bagian dari punggung anda akan terasa tegang.