Wednesday, April 9, 2008

LUTUT DAN PERMASALAHANNYA

SEPUTAR LUTUT
Dari : Laura Inverarity, D.O.
Modifikasi : Jowir

Anatomi, Cidera, dan Latihan
Sendi lutut adalah salah satu sendi terbesar pada tubuh. Sendi ini dibentuk oleh dua tulang yaitu tulang femur (paha) dan tulang tibia (betis) dan dihubugkan oleh empat ligament yang sangat kuat. Ligament ini berfungsi untuk menstabilkan dan mengontrol gerakan pada sendi lutut. Diantara kedua tulang ini terdapat bantalan yang disebut meniscus. Semua bangunan pada sendi lutut ini beresiko mengalami kerusakan.
Lutut adalah bagian dari tubuh yang sering mengalami cidera disepanjang umur kita. Kerusakan ini sering terjadi pada saat olahraga dan aktivitas atletik (jalan, lari, lempar, lompat). Banyak cidera lutut ini diobati dengan pengobatan konservatif dengan istirahat, es (pendinginan), gerakan dan fisioterapi. Tetapi ada juga cidera lutut yang harus diobati dengan operasi. Prosedur operasi ini sangat kecil resikonya, sehingga bisa dilakukan oleh pasien manapun.
Anatomi sendi lutut
Sendi lutut didunia kesehatan disebut sebagai sendi tibiofemoral. Sendi ini merupakan sendi terbesar dalam tubuh. Sendi lutut diperkuat oleh empat ligament yang berfungsi menstabilkan. Setiap ligament mempunyai keterbatasan gerakan. Cidera pada ligament-ligamen ini dapat menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman.


Tes Khusus Untuk Sendi LututFisioterapi dapat langsung mendiagnosa cidera pada sendi lutut ini dangan melihat bagaimana cidera terjadi dengan disertai pemeriksaan fisik. Ada beberapa jenis tes pemeriksaan sendi lutut. Setiap tes pemeriksaan khusus untuk cidera tertentu. Empat tes kusus untuk mendiagnosa kerusakan pada ligament adalah laci sorong anterior, laci sorong posterior, tes valgus dan tes varus. Jika terdapat laxity (kelemahan) pada ligament ini maka hasilnya positf berarti terdapat kerusaka pada ligament tertentu.

Cidera Umum Sendi Lutut

The Unhappy Triad

“Unhappy Triad” adalah sebutan yang ditujukan pada tiga struktur sendi lutut jika mengalami cidera. Tiga struktur itu adalah ligament kolateral medial, ligament krusiatum anterior dan meniscus medial. Cidera ini sering terjadi ketika adanya tekanan kelateral pada sendi lutut dan posisi kaki terkunci dengan tanah. Berdasarkan pada beberapa cidera ini kebanyakan perawataannya dengan menggunakan jasa fisioterapi untuk menyiapkan operasi.
Osteoarthritis
Osteoarthritis adalah kasus paling umum yang terjadi pada jenis arthritis. Ini disebabkan oleh nyeri pada lutut yang terlalu lama. Osteoarthritis terjadi ketika sendi kartilago tertutup dengan tulang dan berangsur-angsur mengganti kartilago tersebut. Penyakit ini terjadi karena waktu dan penggunaaan sendi lutut yang berlebihan (overuse). Untuk alasan ini osteoarthritis sering disebut sebagai”wear and tear” arthritis.
ChondromalaciaChodromalacia digambarkan sebagai kekacauan yang terjadi pada kartilago yang letaknya dibelakang tulang patella atau tempurung lutut. Penyakit ini sering terjadi kerena nyeri lutut saat remaja. Gejala condromalacia adalah nyeri pada lutut tepatnya dibelakang tempurung lutut. Nyeri terjadi setelah duduk lama atau saat berjalan menuruni tangga.
Prepatellar Bursitis
Prepatellar bursitis terjadi ketika kantung bursa yang mengelilingi tempurung lutut menjadi peradangan dan bengkak. Hasilnya terjadi nyeri pada bagian depan lutut ketika melakukan aktivitas. Prepatellar bursitis umumnya ditemukan pada seseorang yang sering menggunakan lututnya ketika bekerja, misalkan tukang pipa ledeng dan tukang kebun .
Jumper’s Knee
Tendon patella adalah sebuah lanjutan dari tendon quadriceps yang lurus, bergabung dengan tempurung lutut dan tibia. Tendon ini membantu otot quadriceps meluruskan kaki (gerakan extensi sendi lutut). Ketegangan otot yang berulang-ulang, menyebabkan sedikit nyeri pada tendon dan terjadilah peradangan dan nyeri. Di dunia medis ini dikenal sebagai tendinitis patella atau jumper’s knee.
Patellofemoral Syndrome
Sindrom patellofemoralis aadalah kondisi medis yang terjadi ketika patella,yang sebaliknya diketahui sebagai tempurung lutut tidak bergerak semestinya pada femur. Hasilnya nyeri disekitar sendi lutut selama aktivitas.

LATIHAN PADA LUTUT

Ada beberapa contoh latihan yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu dua kondisi ini adalah contoh latihan setelah operasi dan penguatan otot sebelum operasi, diantaranya adalah :
Latihan Setelah Arthroscopy sendi lutut
Setelah melakukan arthroscopy, sangatlah penting jika memulai latihan lutut anda secepatnya untuk mengembalikan kekuatan dan lingkup gerak sendi (ROM). Latihan awal dengan non-weight bearing(tanpa bebab), dan secara perlahan-lahan kekuatannya dan lingkup gerak sendi ditingkatkan.
Penguatan Otot quadriceps
Menggeser dinding adalah cara terbaik untuk menguatkan otot quadriceps anda. Otot quadriceps adalah otot utama lutut yang berfungsi untuk menggerakkan lurur sendi lutut/ekstensi dan menstabilkan persendian.

1 comments:

Dibjo Rahardjo said...

Arthritis lutut dirawat secara non-infasive dengan bebat panas ataukah dengan bebat dingin?Mengapa?

Post a Comment